PortNews.id – Pelabuhan Kalianget menjadi salah satu simpul penting konektivitas laut di wilayah timur Pulau Madura. Sebanyak 13 kapal penumpang tercatat aktif melayani berbagai trayek dari pelabuhan tersebut, mulai dari rute antarpulau di sekitar Sumenep hingga koneksi lintas provinsi menuju Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Kalimantan.
Jaringan tersebut mencakup layanan kapal motor (KM) serta kapal motor penumpang (KMP) atau Ro-Ro. Perbedaan jenis kapal juga menentukan lokasi pelayanan penumpang, sehingga masyarakat perlu memastikan terminal keberangkatan sebelum melakukan perjalanan.
Untuk armada KM, seluruh proses embarkasi maupun debarkasi berlangsung di Pelabuhan Pelindo Kalianget. Berikut sejumlah trayek yang dilayani:
Rute Kapal Motor (KM)
KM Express Bahari 9C melayani perjalanan cepat dari Kalianget menuju Kangean dan kembali ke Kalianget.
Sementara itu, KM Express Bahari 8B menghubungkan sejumlah wilayah pesisir dan pulau melalui rute Probolinggo – Gili Ketapang – Gili Mandangin – Branta – Gili Iyang – Kalianget – Gili Iyang – Branta – Gili Mandangin – Gili Ketapang – Probolinggo.
Untuk konektivitas lintas provinsi menuju Bali dan NTB, terdapat beberapa armada kapal perintis. KM Sabuk Nusantara 91 beroperasi dengan trayek Tanjung Wangi – Sapeken – Pagerungan Besar – Sapeken – Kangean – Kalianget – Kangean – Sapeken – Pagerungan Besar – Sapeken – Tanjung Wangi.
Kemudian, KM Sabuk Nusantara 51 melayani rute yang menghubungkan Madura dengan Bali dan NTB, yakni Bima – Labuhan Lombok – Celukan Bawang – Sapeken – Kangean – Kalianget – Kangean – Sapeken – Celukan Bawang – Labuhan Lombok – Bima.
Adapun KM Sabuk Nusantara 74 memiliki jaringan perjalanan yang lebih panjang dengan trayek Kalianget – Kangean – Sapeken – Celukan Bawang – Labuan Lombok – Badas – Bima – Waikelo – Bima – Badas – Labuan Lombok – Celukan Bawang – Sapeken – Kangean – Kalianget.
Konektivitas dari Kalianget ke wilayah Kalimantan dilayani oleh KM Sabuk Nusantara 92 dan KM Bung Tomo. KM Sabuk Nusantara 92 memiliki rute Surabaya – Masalembo – Keramaian – Masalembo – Kalianget – Masalembo – Keramaian – Masalembo – Surabaya.
Sedangkan KM Bung Tomo melayani perjalanan Kalianget – Masalembo – Keramaian – Pelaihari – Matasiri – Maradapan – Marabatuan – Batulicin – Kota Baru – Batu Licin – Marabatuan – Maradapan – Matasiri – Pelaihari – Keramaian – Masalembo – Kalianget.
Rute Kapal Motor Penumpang (KMP)
Berbeda dengan armada KM, seluruh kegiatan embarkasi dan debarkasi KMP atau Ro-Ro dilakukan melalui Pelabuhan Penyeberangan Kalianget.
Layanan KMP menjadi pilihan bagi pengguna jasa yang membawa kendaraan bermotor dalam perjalanan antarpulau. Sejumlah armada melayani rute menuju Kangean, Sapudi, Raas, serta Jangkar di Situbondo.
Untuk tujuan Kangean, tersedia KMP Dharma Bahari Sumekar III dengan rute Kalianget – Kangean – Sapeken – Kangean – Kalianget.
Sementara KMP Mungguyango Hulalo dan KMP Balibo sama-sama melayani trayek Kalianget – Kangean – Jangkar – Kangean – Kalianget.
Adapun perjalanan menuju Sapudi dan Raas dilayani tiga armada. KMP Dharma Ferry I dan KMP Wicitra Dharma I beroperasi pada rute Kalianget – Sapudi – Jangkar – Sapudi – Kalianget.
Sedangkan KMP Dharma Kartika melayani trayek Kalianget – Raas – Jangkar – Raas – Kalianget.
Dengan beragamnya pilihan trayek tersebut, pengguna jasa perlu memperhatikan jenis kapal, tujuan perjalanan, serta terminal keberangkatan sebelum menuju pelabuhan. Untuk armada KM, keberangkatan dan kedatangan berada di Pelabuhan Pelindo Kalianget, sedangkan layanan KMP menggunakan Pelabuhan Penyeberangan Kalianget.
Memastikan informasi tersebut sejak awal dapat membantu penumpang menghindari kesalahan lokasi maupun jadwal dan membuat proses perjalanan antarpulau berjalan lebih lancar.
















