Portnews.id – Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) berpartisipasi sebagai narasumber pada rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan HUT ke-80 Kabupaten Deli Serdang.
Dalam Dialog Otonomi Daerah yang diselenggarakan pada Kamis, 2 Juli 2026, ABUPI mengangkat tema “Pengembangan Potensi Kepelabuhanan sebagai Sumber Pendapatan Daerah.” Tema tersebut menegaskan pentingnya pelabuhan sebagai infrastruktur strategis yang tidak hanya mendukung konektivitas nasional, tetapi juga mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam paparannya, Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati, menyampaikan bahwa ABUPI siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pengelolaan Pelabuhan Pengumpan Regional melalui mekanisme P3D (Personel, Pendanaan, Sarana dan Prasarana, serta Dokumen). Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan badan usaha pelabuhan menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi kepelabuhanan, meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Wakil Ketua Umum Bidang Regulasi ABUPI, Ariyanto Purboyo, menegaskan bahwa pengembangan pelabuhan daerah harus didukung oleh regulasi yang memberikan kepastian hukum, kemudahan investasi, dan tata kelola yang baik. Dengan demikian, pelabuhan daerah dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan daya saing daerah maupun nasional.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Kerja Sama Kelembagaan dan Hubungan Internasional ABUPI, Dr. Muhammad Willy, menyampaikan bahwa sebagai tindak lanjut dari dialog tersebut, ABUPI dan APKASI sepakat membentuk Kelompok Kerja (Pokja) ABUPI–APKASI. Pokja ini akan menjadi wadah koordinasi dan kolaborasi dalam penyusunan rekomendasi kebijakan, pendampingan pemerintah daerah, serta percepatan implementasi pengembangan pelabuhan daerah secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Pembentukan Pokja ABUPI–APKASI merupakan wujud nyata komitmen kedua organisasi dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha kepelabuhanan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan pengembangan Pelabuhan Pengumpan Regional dapat berjalan lebih efektif, meningkatkan konektivitas logistik nasional, memperkuat daya saing daerah, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
ABUPI meyakini bahwa kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha merupakan fondasi utama dalam mewujudkan ekosistem kepelabuhanan Indonesia yang modern, inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
















