portnews.id – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bajoe memastikan lintasan penyeberangan Bajoe–Kolaka kembali beroperasi mulai 21 Mei 2026 setelah proses perbaikan jembatan penghubung dermaga atau moveable bridge (MB) di Pelabuhan Bajoe rampung dilakukan.
Pembukaan kembali lintasan tersebut ditandai dengan pelaksanaan uji coba sandar kapal sekaligus pengaktifan layanan operasional penyeberangan dari Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan menuju Pelabuhan Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Seiring dengan normalisasi layanan tersebut, lintasan alternatif Siwa–Kolaka akan resmi ditutup. Pemberangkatan terakhir kapal dari Pelabuhan Siwa dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei 2026.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bajoe, Anom Sedayu Panatagama, mengatakan peningkatan kapasitas dermaga di Pelabuhan Penyeberangan Bajoe telah diselesaikan dengan progres yang dinilai sangat baik.
“Insyaallah lintasan Bajoe–Kolaka sudah bisa digunakan kembali. Tiket layanan penyeberangan Bajoe–Kolaka akan dibuka pada tanggal 21 Mei,” ujar Anom, Senin (18/5/2026).
Ia menjelaskan, operasional lintasan Siwa–Kolaka maupun sebaliknya akan dihentikan setelah keberangkatan kapal terakhir dari Pelabuhan Siwa pada 20 Mei 2026.
ASDP juga menetapkan penutupan atau cut off pembelian tiket lintasan Siwa–Kolaka dan Kolaka–Siwa pada 18 Mei 2026 pukul 23.59 WITA. Pengguna jasa yang akan melakukan perjalanan pada 19–20 Mei diminta melakukan pembelian tiket sebelum batas waktu tersebut.
Menurut Anom, pengguna jasa yang datang ke Pelabuhan Siwa setelah masa cut off tanpa tiket akan diarahkan menggunakan lintasan Bajoe–Kolaka atau jalur alternatif lainnya.
“Pembelian tiket dapat dilakukan melalui website Ferizy maupun agen tiket resmi,” jelasnya.
ASDP menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait serta melakukan evaluasi terhadap kondisi operasional di lapangan.
“Kami akan segera menyampaikan informasi apabila terdapat perubahan jadwal maupun penyesuaian timeline operasional,” tambahnya.
Sebelumnya, layanan penyeberangan Bajoe–Kolaka sempat ditutup mulai 1 Mei 2026 untuk mendukung pekerjaan peningkatan kapasitas dermaga. Selama proses tersebut berlangsung, operasional penyeberangan dialihkan melalui lintasan Siwa–Kolaka.
















