portnews.id — Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur maritim di kawasan timur Indonesia, salah satunya melalui rencana pembangunan pelabuhan laut di Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku.
Sebagai tahap awal, dilakukan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pra studi kelayakan pembangunan pelabuhan yang digelar di Langgur, Rabu (29/4).
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menghimpun masukan, data, serta perspektif dari berbagai pemangku kepentingan guna menyusun perencanaan yang komprehensif dan terintegrasi.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, Rasyid, menyampaikan bahwa FGD tersebut merupakan langkah awal penting dalam merealisasikan pembangunan pelabuhan laut di wilayahnya.
“Pembangunan pelabuhan ini diharapkan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Pulau Kei Kecil dan Kei Besar,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran pelabuhan yang representatif akan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka akses distribusi barang dan jasa secara lebih efisien. Selain itu, pembangunan tersebut juga dinilai mampu meningkatkan efektivitas transportasi laut serta mendorong aktivitas ekonomi daerah.
Rasyid menekankan pentingnya kontribusi seluruh pihak dalam forum tersebut agar menghasilkan perencanaan yang matang dan tepat sasaran.
“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting agar pembangunan ini dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” katanya.
Dalam pra studi kelayakan ini, sejumlah aspek menjadi fokus pembahasan, antara lain kebijakan pemerintah daerah, kondisi ekonomi wilayah, data kependudukan, kondisi lingkungan, aspek teknis lokasi, hingga data transportasi laut dan ketersediaan lahan.
Pemerintah berharap melalui perencanaan yang matang dan terintegrasi, pembangunan pelabuhan laut di Maluku Tenggara dapat segera terealisasi sebagai bagian dari strategi pemerataan pembangunan dan penguatan konektivitas nasional di wilayah kepulauan.
















