PortNews.id – Arus balik Lebaran 2026 melalui jalur laut mulai menunjukkan puncaknya. Hingga H+4, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatat sebanyak 1,5 juta penumpang telah bergerak melalui pelabuhan-pelabuhan yang dikelolanya.
Lonjakan tersebut paling terasa di sejumlah simpul utama. Pelabuhan Tanjung Pinang mencatat pergerakan tertinggi dengan 159.163 penumpang, diikuti Tanjung Perak sebesar 154.714 orang, serta Tanjung Balai Karimun sebanyak 151.668 orang.
Di tengah tingginya mobilitas, Pelindo memastikan arus balik tetap terkendali. Penguatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi langkah utama untuk menjaga kelancaran, baik dari sisi operasional kapal maupun pelayanan di terminal penumpang.
Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin, mengatakan kesiapan layanan terus ditingkatkan seiring masih berlangsungnya periode arus balik.
“Kami memastikan seluruh terminal penumpang dalam kondisi siap untuk mengantisipasi puncak arus balik hingga H+15. Pengaturan pergerakan penumpang terus dioptimalkan agar tetap lancar, antrean dapat ditekan, serta aspek keamanan dan keselamatan tetap terjaga,” ujarnya.
Tak hanya penumpang, pergerakan kendaraan di terminal RoRo juga menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga H+4, total kendaraan yang telah dilayani mencapai 199.380 unit.
Pelabuhan Ciwandan, Banten menjadi titik dengan trafik kendaraan tertinggi, mencapai 93.408 unit. Sementara itu, Tanjung Perak mencatat 27.499 unit, Lembar 16.200 unit, Semayang 13.109 unit, serta Tanjung Wangi 9.630 unit.
Pelindo pun optimistis arus balik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lancar seperti periode mudik sebelumnya. Dengan dukungan lintas instansi, perusahaan terus menjaga kualitas layanan guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman.***












